Kampus Merah, Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional dengan meraih peringkat pertama di Indonesia dan peringkat ke-31 dunia pada kategori Sustainable Development Goal (SDG) 14: Life Below Water dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka dunia dalam mendukung pelestarian ekosistem laut dan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Pada pemeringkatan tahun 2026, THE Sustainability Impact Ratings (sebelumnya dikenal sebagai THE Impact Rankings) melibatkan 561 universitas dari 84 negara dan teritori yang dinilai berdasarkan kontribusinya terhadap pencapaian SDG 14: Life Below Water. Pemeringkatan ini mengevaluasi bagaimana perguruan tinggi berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, kebijakan institusi, kemitraan, dan aksi nyata dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Penilaian SDG 14 menitikberatkan pada berbagai aspek penting, seperti pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, perlindungan ekosistem pesisir dan laut, pengurangan pencemaran laut, penanganan penangkapan ikan yang tidak terkendali (unregulated fishing), dampak pengasaman laut (ocean acidification), serta upaya pelestarian keanekaragaman hayati laut melalui penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada tingkat global, Griffith University (Australia) dan The University of Manchester (Inggris) berbagi posisi pertama pada kategori SDG 14. Kawasan Asia juga menunjukkan performa yang sangat baik, dengan sejumlah universitas dari Vietnam, Korea Selatan, dan Taiwan berhasil menembus jajaran 10 besar dunia. Selain itu, Filipina menjadi negara dengan jumlah universitas terbanyak yang masuk dalam pemeringkatan SDG 14, yaitu sebanyak 65 perguruan tinggi.

Sebagai fakultas yang berfokus pada bidang kelautan dan perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian tersebut melalui penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengelolaan sumber daya laut dan perikanan secara berkelanjutan.

Kontribusi FIKP diwujudkan melalui berbagai penelitian mengenai konservasi biodiversitas laut, pengelolaan perikanan berbasis ekosistem, rehabilitasi ekosistem pesisir, mitigasi pencemaran laut dan mikroplastik, budidaya perikanan berkelanjutan, hingga inovasi teknologi yang mendukung implementasi Blue Economy dan pencapaian target Sustainable Development Goals.

Pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika FIKP untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi riset, serta menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Ke depan, FIKP Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk terus mendukung visi Unhas sebagai universitas bereputasi internasional yang berkontribusi aktif dalam menjawab berbagai tantangan global, khususnya di bidang konservasi laut dan pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan.

id_IDBahasa Indonesia