DSC00596Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. bersama pejabat Rektorat Mengunjungi fakultas Ilmu Kelautan dan Ilmu Perikanan (FIKP) Unhas dalam rangka meninjau fasilitas di fakultas tersebut, Jumat (9/5).

Prof Dwia menuturkan bahwa kunjungan untuk meninjau fasilitas fakultas tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang pernah dilaksanakan sebelumnya bersama para Dekan Fakultas di Unhas. Dalam rapat tersebut untuk seratus hari kedepan kepemimpinannya, Dwia ingin memperbaiki fasilitas yang ada di Fakultas Ilmu Kelautan dan Ilmu Perikanan dan Fakultas Pertanian Unhas yang dianggap sebagai Fakultas yang sangat membutuhkan bantuan dalam pengembangan fasilitas.

“Dalam rapat koordinasi sebelumnya kan saya sudah katakan untuk 100 hari kedepan ini, ada dua fakultas dulu yang mau diperbaiki fasilitasnya, yaitu fakultas kelautan dan perikanan dan fakultas pertanian,”kata Dwia.

Menanggapi kebijakan rektor unhas untuk memperbaiki fakultasnya, Dekan FIKP, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Pi menghaturkan rasa terima kasihnya kepada Rektor yang membuktikan kata-katanya untuk turun kelapangan dan melihat masalah yang terjadi meskipun sebenarnya bisa dilaporkan.

“Hal ini merupakan langkah yang strategis dan bagus serta membawa solusi yang strategis. Selain itu, tentunya bagi kami, hal ini memberi semangat lebih besar lagi kepada kami untuk berusaha dengan kemampuan sendiri karena kita merasa diperhatikan oleh rektorat untuk lebih berkembang lagi,” tuturnya

Di akhir ucapannya, Jamaluddin berharap agar kebijakan rektor ini membawa dampak yang besar bukan hanya untuk hal fisik tapi juga non fisik.

“saya harap ini membawa dampak yang besar, Karena ini tujuannya untuk memperbaiki atmosfir akademik sehingga  kita lebih terinspirasi dalam berpikir dan memperoleh jiwa yang tenang,”katanya.

Dwia menuturkan bahwa pihak Rektorat sangat ingin membantu dalam hal perbaikan fasilitas fakultas kelautan dan Perikanan mengingat FIKP juga merupakan fakultas yang aktif menghasilkan riset yang berkualitas.

“Mereka dalam hal riset sangat produktif, mahasiswanya juga aman dari tawuran, tapi sayang mereka kurang didukung oleh fasilitas yang memadai di fakultas,”kata Ibu Dwia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia