Makassar, 15 Agustus 2024 – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UNHAS hari ini meluncurkan Marine Ranching Demonstration Project, sebuah inisiatif kerja sama internasional dengan Shanghai Ocean University (SHOU) dan Guangdong Ocean University (GOU). Acara peluncuran ini berlangsung di ruang pertemuan masing-masing negara, terhubung melalui jaringan (Daring), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia dan Cina. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi lintas negara untuk rehabilitasi lingkungan laut.
Dekan FIKP Unhas, Prof. Safruddin, S.Pi, MP, Ph,D, memulai acara dengan sambutan hangat. Beliau mengungkapkan terima kasih atas kesempatan untuk merayakan hari ekologi bersama SHOU dan GOU. Prof. Safruddin menyoroti dampak positif dari kerjasama ini, termasuk pelatihan, beasiswa, dan kegiatan summer school, serta mengumumkan rencana penelitian bersama yang akan dilaksanakan di dua pulau di Makassar sebagai bagian dari proyek rehabilitasi lingkungan laut.
Dalam sesi materi, Dr. Syafyudin Yusuf, ST., M.Si menjelaskan pentingnya artifisial reef dalam mengatasi tekanan yang dihadapi ekosistem laut di Indonesia dan China. Artifisial reef, sebagai inovasi buatan manusia, dirancang untuk menggantikan fungsi terumbu karang yang semakin rentan. Proyek ini mencakup pembangunan struktur seperti cube dan piramida modul, baik di perairan Cina maupun Indonesia, untuk memperbaiki kerusakan ekosistem, menyediakan habitat bagi perikanan, dan mendukung keberlanjutan ekonomi.
Syafyudin menjelaskan perbedaan antara artifisial reef dan rumpon. Artifisial reef memiliki konstruksi kokoh di dasar perairan dan berfungsi sebagai habitat kompleks, sementara rumpon, yang dirancang untuk mempermudah penangkapan ikan, memiliki konstruksi ringan yang mengapung hingga permukaan. Proyek ini juga melibatkan penggunaan bamboo fish habitat yang diharapkan dapat meningkatkan rekrutmen juvenil ikan dan dikelola oleh masyarakat lokal.
Dengan penerapan 150 piramid modul dan dua model open cube cage di kedua lokasi, proyek ini diharapkan akan memberikan manfaat ekologis yang signifikan dan mendukung ekonomi lokal melalui inovasi dalam metode rekreasi dan konservasi laut.










