Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), telah sukses melaksanakan audit internal Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) pada tanggal 01 November 2024 bertempat di Ruang Rapat Dekanat FIKP Lantai 3. Kegiatan SMT ini dihadiri oleh Pimpinan FIKP, Dekan beserta Wakil Dekan, Ketua dan Sekertaris GPMPR FIKP, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kasubag, Koordinator ISO, Laboran, dan tenaga IT. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah dua auditor ISO 21001 yaitu Prof. Jefry Kusuma dan Dr. Arnis Puspita dari ISO Sekertariat Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian dan efektivitas implementasi sistem manajemen yang mencakup mutu, lingkungan, dan kesehatan serta keselamatan kerja di lingkungan akademik dan operasional FIKP unhas.
Pelaksanaan audit ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 – 11.00 WITA. Selanjutnya sesi kedua dilanjutkan pada pukul 13.30 – 15.30 WITA. Rangkaian kegiatan SMT cukup sederhana, dimulai dengan pembukaan, pelaksanaan audit dan diakhiri penutupan dengan pembacaan hasil audit. Kegiatan ini sangat penting sekali sebagai acuan bagi FIKP untuk berbenah dan terus memperbaiki apa yang menjadi kekurangan FIKP selama ini.
Proses audit berlangsung dengan metode komprehensif, melibatkan peninjauan dokumen, wawancara dengan pihak terkait, serta inspeksi fasilitas dan kegiatan operasional. Tim auditor, yang terdiri dari perwakilan manajemen mutu internal, memfokuskan pada evaluasi standar mutu pendidikan, upaya menjaga keselamatan dan kesejahteraan, perencanaan pembelajaran, lingkungan proses pendidikan, fasilitas mahasiswa berkebutuhan khusus, sumber daya pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, tugas akhir, wisuda, dan tracer study.

Hasil audit mengungkapkan beberapa temuan yang bersifat minor dan memberikan rekomendasi peningkatan di bidang administrasi dan melakukan kalibrasi secara intens sesuai dengan frrekuensi penggunaan alat, mengidentifikasi dan menyediakan fasilitas bagi mahasiswa yang berkebutuhan khusus, daftar inventaris dan daftar cek kebersihan yang belum lengkap. Meski demikian, secara umum, implementasi Sistem Manajemen Terintegrasi di Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dinilai sangat baik.
Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Prof. Safruddin, menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang terlibat. “Audit ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa kita terus berkembang dan beradaptasi dengan standar internasional. Hasil yang kita capai hari ini menunjukkan dedikasi kami dalam memberikan pendidikan berkualitas dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.
Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil audit dengan cepat dan efektif. Upaya perbaikan akan diintegrasikan ke dalam rencana strategis fakultas untuk mendukung misi akademik dan operasional yang unggul. Jadi diharapkan penerapan sistem manajemen terpadu ini dapat menjadi budaya kita dan menjadi standar kerja untuk seluruh civitas akademik FIKP.



