Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS., Guru Besar IPB sekaligus Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan Republik, memberi kuliah umum dengan topik “Pemetaan Kebutuhan IPTEK dan SDM Untuk Pembangunan Blue Economy di Era Disrupsi dan Perubahan Iklim Global” di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin (FIKP UNHAS). Kuliah umum ini merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis  FIKP UNHAS ke-27, dengan moderator Dr. Khusnul Yaqin, M.Sc., pada Kamis (9/2/2023).

Dekan FIKP UNHAS, Safruddin, Ph.D. membuka acara dengan memberikan apresiasi kepada civitas academika dan tamu undangan yang hadir pada acara kuliah umum yang digelar secara luring di Aula Gedung Dekanat FIKP dan secara daring di aplikasi Zoom. Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. M. Ilyas, S.T, M.Sc dan Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Makassar, Ir. Sitti Chadidjah, M.Si yang juga merupakan alumni FIKP UNHAS. Safruddin melanjutkan dengan paparan keberhasilan FIKP dalam menghasilkan inovasi dan SDM unggul dalam kiprahnya 27 tahun ini.

Dalam paparannya, Prof Rokhmin yang juga merupakan Ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara-bangsa yang maju, adil-makmur, dan berdaulat (Indonesia Emas 2045), khususnya dengan empat modal besar yakni, surplus penduduk, kekayaan SDA, posisi geopolitik dan geoekonomi yang strategis serta sebagai daerah rawan bencana yang semestinya menjadi tantangan yang membentuk etos kerja unggul.

Prof. Rokhmin melanjutkan paparannya dengan menjabarkan permasalahan yang menjadi kendala dalam menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus peluang blue economy yang dapat menjadi jawaban atas permasalahan ini. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa Perguruan Tinggi (PT) memegang peran yang paling sentral dan strategis di dalam membangun SDM unggul dan kapasitas inovasi bangsa Indonesia. Untuk itu, beliau berharap bahwa UNHAS sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan terbaik di luar Jawa untuk harus terus meningkatkan kapasitasnya (menjadi a World-Class University) untuk menghasilkan 3 output utamanya/TRI DARMA: lulusan SDM unggul, invensi dan inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang mensejahterakan rakyat.  Serta turut membangun Dunia yang lebihsejahtera, adil, damai, dan berkelanjutan (sustainable).

Kegiatan kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama peserta diskusi baik luring maupun daring dan diakhiri dengan penyerahan apresiasi dari Bapak Safruddin, Ph.D. selaku dekan FIKP UNHAS kepada Prof. Rokhmin sebagai pembicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish