{"id":1218,"date":"2016-07-19T23:50:39","date_gmt":"2016-07-19T23:50:39","guid":{"rendered":"http:\/\/fikp.unhas.ac.id\/?p=1218"},"modified":"2016-07-19T23:50:39","modified_gmt":"2016-07-19T23:50:39","slug":"indonesian-seagrass-workshop-seagrass-threats-and-drivers-in-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/indonesian-seagrass-workshop-seagrass-threats-and-drivers-in-indonesia\/","title":{"rendered":"Indonesian Seagrass Workshop : Seagrass Threats and Drivers in Indonesia"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1219\" aria-describedby=\"caption-attachment-1219\" style=\"width: 1459px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/fikp.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/IMG_0077opt.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1219\" src=\"http:\/\/fikp.unhas.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/IMG_0077opt.jpg\" alt=\"Indonesian Seagrass Workshop : Seagrass Threats and Drivers in Indonesia\" width=\"1459\" height=\"1094\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1219\" class=\"wp-caption-text\">Indonesian Seagrass Workshop : Seagrass Threats and Drivers in Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\" align=\"&quot;justify\">Pada tanggal 19-20 Juli 2016, Universitas Swansea dan Cardiff (Wales, UK) (Dr. Richard Unsworth) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UNHAS serta PEER USAID telah menyelenggarakan kegiatan \u201cIndonesian Seagrass Workshop : Seagrass Threats and Drivers in Indonesia\u201d. Workshop tersebut dihadiri oleh pakar lamun Indonesia\u00a0 dari <strong>Lembaga-lembaga Penelitian<\/strong> (P2O-LIPI, Jakarta dan P2LD-LIPI, Ambon; P2O-LIPI, Tual), <strong>Perguruan Tinggi<\/strong> (UNHAS; Universitas Papua, Manokwari; Universitas Mataram, NTB; Universitas Udayana, Bali; Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur; Universitas Sam Ratulangi, Manado; Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan; Universitas Darusalam, Ambon; Universitas Tarakan, Kalimantan Utara; Universitas Raja Ali Haji, Tanjung Pinang; STPL, Palu), Lembaga Pemerintahan (DKP Bintan, Kepulauan Riau), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) (Yayasan Minang Bahari, Padang)\u00a0 yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan dan Toli-Toli, Kabupaten Sulawesi Tengah.\u00a0 Di dalam workshop tersebut didiskusikan mengenai ancaman-ancaman yang dialami padang lamun serta penyebab ancaman tersebut, mengevaluasi kerentanannya serta kegiatan-kegiatan apa saja yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lamun. Salah satu outcome yang dihasilkan adalah dengan membentuk \u2018network\u2019 atau jaringan para peneliti\/ pakar lamun di Indonesia yaitu melalui Facebook dengan nama \u201cIndonesian Seagrass Forum\u201d. Forum ini berfungsi sebagai salah satu alat komunikasi antar para pakar lamun serta berbagai pihak terkait dan yang memiliki interest di bidang lamun, untuk bertukar pikiran, ide (gagasan), dan berbagai pandangan, guna kelestarian ekosistem lamun yang hingga saat ini masih kurang mendapat perhatian dari banyak pihak.\u00a0 Selain itu, forum ini juga dapat berfungsi sebagai alat untuk berbagi informasi (misal: dalam bentuk sharing publikasi pribadi\/kelompok; atau kegiatan lapangan\/ laboratorium\/workshop \/ seminar\/ conference yang beserta foto-foto hasil kegiatan yang menarik untuk didiskusikan.\u00a0 Outcome lain daripada Workshop ini adalah diharapkannya terbit sebuah publikasi bersama dari para peserta workshop.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 19-20 Juli 2016, Universitas Swansea dan Cardiff (Wales, UK) (Dr. Richard Unsworth) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UNHAS serta PEER USAID telah menyelenggarakan kegiatan \u201cIndonesian Seagrass Workshop : Seagrass Threats and Drivers in Indonesia\u201d. Workshop tersebut dihadiri oleh pakar lamun Indonesia\u00a0 dari Lembaga-lembaga Penelitian (P2O-LIPI, Jakarta dan P2LD-LIPI, Ambon; P2O-LIPI, Tual), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1219,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1218"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1218\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fikp.unhas.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}