Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2020 ini merupakan kegiatan ilmiah rutin setiap tahun yang dilakukan oleh fakultas tersebut. Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya, tahun ini kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Inovasi Untuk Pengelolaan Sumber Daya Perairan. Simposium Naional ini adalah simposium virtual pertama yang di lakukan oleh Universitas Hasanuddin sejak pandemi berlangsung.
Simposium yang dilakukan menggunakan aplikasi Zoom ini, dibuka langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., diikuti oleh 230 peneliti, akademisi, mahasiswa, serta stakeholder terkait dari dalam dan luar negeri. Hadir sebagai keynote speaker (pembicara utama) adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Dr. Edhy Prabowo, SE., MM., MBA. Invited speaker (pembicara tamu) pada Simposium Nasional VII (5 Juni 2020) adalah Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjajaran sekaligus Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Lingkungan dan Sumber Daya Hayati Tahun 2020 Dr. sc. agr. Ir. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., M.Si., Peneliti dan Asisten Professor Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong Papua Barat yang merupakan Penemu 14 Spesies Baru Rainbowfishes (Melanotaeniidae) dari West New Guinea dan Satu Spesies Baru the blind cavefish dari New Guinea Kadarusman, S.Pi., DEA., M.Sc., Ph.D., Penelitia dan Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Hilal Anshary, M.Sc. Sebanyak 42 paper di presentasikan pada sesi paralel Simposium Nasional oleh para peneliti yang dibagi kedalam 8 topik yaitu Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Budidaya Berkelanjutan, Perikanan Berkelanjutan, Penangkapan Ikan Berkelanjutan, Sosial Eknomi Kelautan dan Perikanan, Teknologi dan Keamanan Pangan Hasil Perikanan, Keanekaragaman Sumberdaya Hayati Perairan, serta Ekologi, Konservasi Perairan, Hukum dan Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan.
Dr. Mahatma Lanuru, ST., M.Sc. menyampaikan “Simposium Nasional VII Kelautan dan Perikanan bertujuan untuk meyediakan forum ilmiah bagi ilmuwan Kelautan dan Perikanan maupun ilmuwan yang terkait dengan kelautan dan perikanan untuk bertukar informasi terbaru dari hasil riset, konsep-konsep pemikiran baru, yang dapat dihilirisasi untuk membangun serta semakin memperkuat kerjasama berbagai pihak dalam memajukan Indonesia sebagai negara maritim, demi terwujudnya bangsa Indonesia yang berdaulat, sejahtera, adil, dan disegani dunia serta pembangunan berkelanjutan”