Sejarah

Program Studi Budidaya Perairan (PS. BDP) adalah salah satu program studi pada Jurusan Perikanan, Fakultas Ilmu kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Universitas Hasanuddin, sebagai salah satu Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia telah menyelenggarakan Pendidikan Perikanan dengan minat Budidaya Perairan sejak Januari 1968 pada Fakultas Pertanian.  Penyelenggaraan pendidikan ini diprakarsai oleh tiga tokoh,  yaitu Dekan Fakultas Pertanian, Unhas, Prof. Dr. Ir. H. A. Muin Pabinru, MSc., Kepala Dinas Perikanan Laut, Sulawesi Selatan, Ir. Pieter H. Mailiassa, Kepala Lembaga Penelitian Perikanan Darat, Ir. Ardwinirwan Kamaluddin. Kemudian pada tahun 1977 Pengelolaan Pendidikan perikanan  oleh  Program Ilmu-ilmu Ternak.

Pada tahun 1983 Jurusan Perikanan bergabung dengan Fakultas Peternakan dan  ditingkatkan statusnya dengan perubahan Fakultas Peternakan menjadi Fakultas Peternakan dan Perikanan. Jurusan Perikanan diakui keberadaannya secara resmi sejak tahun 1984 berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 108/DIKTI/Kep./1984 tanggal 21 Agustus 1984.  Tanggal 29 Januari 1996 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 036/O/1996 ditetapkan pembentukan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dengan 2 jurusan, yaitu Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Jurusan perikanan bergabung dengan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan berdasarkan surat keputusan No.532/DIKTI/Kep/1996. pada tanggal 4 Desember 1996. Jurusan ini mempunyai 4 program studi, yaitu: Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) berdasarkan SK DIRJEN DIKTI Depdiknas No.67/DIKTI/Kep/1996, Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) berdasarkan SK DIRJEN DIKTI Depdiknas No. 24/DIKTI/Kep/1996, Program Studi Budidaya Perairan (BDP) berdasarkan surat keputusan DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS No. 25/DIKTI/Kep/1996, dan Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan (SEP) berdasarkan SK Depdikbud No. 469/DIKTI/KEP/1999.

This post is also available in: English