Sasaran dan Strategi

Sasaran pendidikan pada PS-BDP menghasilkan lulusan yang:

  1. Mampu melakukan pembenihan dan pembesaran organisme yang mendukung produktivitas perairan pantai yang keberlanjutan dan bernilai ekonomis penting
  2. Mampu menformulasi dan memanajemen pemberian pakan organisme budidaya pantai yang murah, berbahan baku lokal, dan berwawasan lingkungan.
  3. Mampu mengaplikasikan rancang bangun budidaya pantai yang sesuai dengan kondisi lokal, rekayasa genetika dan pemuliabiakan organisme dari plasma nutfah lokal.
  4. Mampu menerapkan teknologi lingkungan dan bioremediasi media budidaya perairan pantai
  5. Memiliki kemampuan mendiagnosa dan mengendalikan patogen.

Strategi pencapaian sasaran tersebut adalah :

  1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas peminat yang mendaftar di BDP melalui sosialisasi ke SMU-SMU di Kota Makassar maupun di daerah lain, baik langsung maupun tidak langsung (penyebaran brosur dan website).
  2. Revisi kurikulum yang dilakukan setiap 4tahun melalui beberapa rangkaian kegiatan, antara lain :
  • Pembentukan tim ad hoc;
  • Penelusuran dan menelaah kurikulum dari beberapa Universitas di Indonesia yang mempunyai PS. BDP;
  • Penelusuran perkembangan terkini Ipteks di bidang Budidaya Perairan;
  • Lokakarya kurikulum, untuk mendapatkan masukan menyangkut mutu dan kompetensi yang seharusnya dimiliki lulusan dengan mendatangkan narasumber yang kompeten pada bidang kurikulum Budidaya Perairan dan Kerangka Kualifikasi nasional Indonesia (KKNI), narasumber dari Lembaga  Kajian Pendidikan dan Pengembangan (LKPP) Unhas, stakeholders dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, dan swasta, alumni yang bekerja pada berbagai bidang, perwakilan mahasiswa, serta dosen dari luar PS. BDP;
  • Diskusi internal yang dipimpin ketua tim ad hocuntuk merumuskan issue strategis (perkembangan Ipteks, KKNI, dan kurikulum pembanding), masukan-masukan dan harapan dari peserta lokakarya terhadap muatan kurikulum, proses pembelajaran, dan kualitas alumni PS. BDP;
  • Mengevaluasi kelayakan dan mutu mata kuliah (MK) dan GBRP (Garis-Garis Besar Rancangan Pembelajaran) pada masing-masing kompetensi;
  • Draf kurikulum PS. BDP yang dihasilkan dilokakaryakan kembali di tingkat Jurusan Perikanan dan Fakultas untuk mengevaluasi MK lintas Jurusan dan mata kuliah inti Fakultas;
  • Tahap akhir adalah kurikulum disahkan senat Fakultas dan Universitas.
  1. Revisi Garis Besar Rencana Pembelajaran(GBRP) dan Satuan Acara Pengajaran (SAP) mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi khususnya ilmu dan teknologi budidaya perairan.
  2. Melakukan evaluasi dan revisi bahan ajar setiap awal semester.
  3. Meningkatkan kualitas dosen dengan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,  serta mendorong dosen mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkankompetensinya di dalam maupun di luar negeri.
  4. Mendorong dosen untuk membuat modul/buku ajar pada setiap mata kuliah yang disajikan dan mengoptimalkan penggunaannya
  5. Penggunaan teknologi informasi dalam proses belajar-mengajar selain pemanfaatan jurnal dan prosidingpenelitian, juga memanfaat informasi dari teknologi komputer, yaitu internet, e-jurnal dan e-book.
  6. Meluangkan waktu seluas mungkin untuk mahasiswa agar dapat berinteraksi dengan dosennya untuk kelancaran proses belajar-mengajar.
  7. Melakukan evaluasi proses pembelajaran setiap akhir semester berjalan.
  8. Meningkatkan kemampuan pengajaran bagi dosen dengan mengikuti penataran pengajaran seperti pekerti, AA, dan pelatihan Student Center Learning (SCL).
  9. Memaksimalkan kegiatan laboratorium/praktikum untuk meningkatkan hard/soft skill mahasiswa.
  10. Kerjasama dengan laboratorium lain di lingkungan Unhas, dan atau dengan instansi lain yang terkait dan perusahaan-perusahaan swasta yang berhubungan budidaya p
  11. Mengirim mahasiswa untuk melakukan kegiatan praktek lapang diberbagai instansi pemerintah dan swasta untuk meningkatkan ketrampilannya,serta kesempatan magang di perusahaan-perusahaan budidaya ikan dan udang yang banyak tersebar di Sulawesi Selatan serta di Propinsi lain di Indonesia.
  12. Mengaktifkan peran pembimbing akademik (PA) untuk mengayomi dan membimbing mahasiswa menjalani kehidupan akademik.  Intensifnya frekuensi dialog antara PAdan mahasiswa diharapkan menciptakan suasana akademik yang kondusif, menjamin kelancaran proses belajar-mengajar,  rencana pengambilan mata kuliah, pemilihan topik PKL, dan penelitian lebih terarah.
  13. Mengembangkan kemampuan bahasa Inggris dan komputer bagi mahasiswa.
  14. Meningkatkan upaya mendapatkan Proyek Hibah Kompetisi (PHK) agar dosen dapat melakukan penelitian ilmiah khususnya dalam bidang studi budidaya perairan.
  15. Melakukan pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dengan sasaran nelayan dan petani tambak, supervisi pada panti benih dan petani tambak, dan pengkajian masalah budidaya perikanan untuk penerapan.

Strategi pencapaian sasaran pendidikan PS. BDP bersama dengan PS lain di FIKP telah tertuang dalam rencana operasional dan rencana strategis FIKP 2014-2018.   Penyusunan renops dan renstra ini dirumuskan melalui lokakarya ditingkat PS, jurusan, dan disempurnakan pada tingkat fakultas.

Tahapan pencapaian sasaran dibagi dalam tahapan jangka pendek dan panjang.  Tahapan jangka pendek merupakan tahapan tahunan dan jangka panjang tahapan 5 tahunan.  Tahapan tahunan yang akan dicapai adalah :

  1. Peningkatan kuantitas dan kualitas peminat yang mendaftar di BDP.
  2. Revisi Garis Besar Rencana Pembelajaran(GBRP) dan Satuan Acara Pengajaran (SAP) mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi khususnya ilmu dan teknologi budidaya perairan.
  3. Melakukan evaluasi dan revisi bahan ajar setiap awal semester.
  4. Peningkatan penggunaan teknologi informasi dan penggunaan bahasa inggris dalam proses belajar-mengajar selain pemanfaatan jurnal dan prosidingpenelitian, juga memanfaat informasi dari teknologi komputer, yaitu internet, e-jurnal dan e-book.
  5. Meningkatnya peran aktif pembimbing akademik (PA) untuk mengayomi dan membimbing mahasiswa menjalani kehidupan akademik dengan mengintensifkan pertemuan antara PA dan mahasiswa.
  6. Meningkatnya jumlah mahasiswa dan dosen yang terlibat dalam PKM.
  7. Meningkatnya jumlah praktek lapang dan studi banding.

Tahapan 5 tahunan yang akan dicapai adalah :

  1. Diberlakukannya visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta kurikulum PS. BDP 2014 berbasis KKNI.
  2. Dosen PS. BDP yang bergelar doktor mencapai 90%
  3. Meningkatnya jumlah modul pembelajaran dan praktikum.
  4. Meningkatnya jumlah MK yang di upload di Learning Management System(LMS).
  5. Meningkatnya kerjasama dengan instansi lain dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
  6. Jumlah dosen yang tersertifikasi pendidik sudah 100%
  7. Jumlah dosen yang sudah dilatih pekerti, AA, dan Student Center Learning (SCL)sudah 100%
  8. Meningkatnya jumlah dosen yang mendapatkan Proyek Hibah Kompetisi (PHK)
  9. Meningkatnya jumlah dosen yang melakukan pengabdian pada masyarakat.
  10. Meningkatnya jumlah publikasi ilmiah baik nasional, nasional terakreditasi, maupun internasional.
  11. Peningkatan jumlah dosen yang terlibat dalam seminar nasional dan internasional.
  12. Semakin pendeknya lama penyelesaian studi mahasiswa.
  13. Semakin pendeknya lama penulisan skripsi mahasiswa.
  14. Meningkatnya IPK lulusan.
  15. Meningkatnya TOEFL skor
No. Indikator Kinerja Baseline 2014 Target  2018 Capaian per 5 tahunan
1. IPK lulusan 3,21 3,5 3,5
2. Masa studi lulusan 4,58 4 4
3. Lama penyelesaian skripsi 7,3 6 6
4. TOEFL skor <450 >450 >450
5. Publikasi Internasional 9 15 15
6. Publikasi Nasional 12 17 17
7. Jumlah pendaftar 258 750 750
8. Jalur undangan dan pilihan I 37 50 50
9. Nilai UAN/UAS mahasiswa baru 8 8.25 8.25
10. Nilai SNMPTN >450 >470 >470
11. Jumlah dan % kelengkapan GBRP berbasis KBK yang disesuaikan dengan KKNI 100% 100% 100%
12. Modul MK 7 15 15
13. Modul praktikum 12 20 20
14. Jumlah MK yang di upload di LMS 10 31 31
15. Jumlah penelitian dosen 10 15 15
16. Jumlah pengabdian masyarakat dosen 15 20 20
17. Jumlah keterlibatan dosen dalam seminar nasional dan internasional 31 40 40
18. Jumlah dosen yang terlibat dalam PKM 2 5 5
19. Jumlah mahasiswa yang terlibat dalam PKM 6 15 15
20. Jumlah praktek lapang dan studi banding 1 2 2
21. SOP laboratorium 5 10 10
22. Jumlah kerjasama nasional 16 20 20
23. Jumlah kerjasama internasional 19 25 25
24. Frekuensi pertemuan mahasiswa dengan PA Rata-rata 4 kali / semester Rata-rata 6 kali / semester Rata-rata 6 kali / semester
25. Dosen yang bergelar doktor 65.4% 90% 90%
26. Dosen yang tersertifikasi pendidik 92,31% 100% 100%

This post is also available in: English